Posts

Showing posts with the label komunikasi guru

Guru Harus Berusaha Tahu dan Memanfaatkan Nama Siswanya

Image
Proses komunikasi, termasuk juga komunikasi dalam pembelajaran, membutuhkan kedekatan psikologis. Hal sederhana dan pertama yang harus guru usahakan agar proses komunikasinya dengan para siswa lancar adalah mengetahui dan menggunakan nama para siswanya. Meskipun nampak sederhana, namun menurut penelitian yang dilakukan oleh Page (2008), penggunaan nama siswa oleh guru ketika mengajar dapat memberi dampak besar bagi keberhasilan pembelajaran. Guru Menyapa Siswa Dalam Pembelajaran Berbagai strategi dan pendekatan pembelajaran bisa dipilih oleh guru ketika hendak mengajar, bergantung pada tujuan pembelajaran yang hendak dicapai. Pertama kali yang harus diperhatikan oleh guru adalah memastikan bahwa situasi yang aman untuk belajar telah tercipta. Selain itu juga siswa merasa diperhatikan/dipedulikan sehingga mereka merasa benar-benar menjadi bagian dari kelas (proses pembelajaran). Umumnya siswa tidak akan mempedulikan pelajaran di sekolah sebelum mereka merasa dipedulikan atau diperhatika...

Fakta dan Dugaan pada Komunikasi Guru-Siswa

Image
Komunikasi menentukan kualitas pembelajaran yang terjadi baik di kelas maupun di luar kelas. Seperti yang telah kita ketahui bersama, berbagai aktivitas pengajaran dan pembimbingan oleh guru kepada siswa dilakukan melalui perantara komunikasi. Selain itu komunikasi juga sangat berperan untuk membentuk ikatan emosional sehingga sekolah berubah menjadi seperti keluarga. Terjadi hubungan yang erat antara guru sebagai orang tua dengan para siswa sebagai anak-anaknya. Salah satu keterampilan berkomunikasi yang dapat mendekatkan hubungan emosional adalah kemampuan untuk membedakan dengan jelas antara fakta dan dugaan. Mencampur-adukkan keduanya akan menghasilkan interaksi yang kurang tepat, bahkan buruk. Pada akhirnya kelas atau sekolah hanya akan menjadi struktur yang penuh konflik dan rasa tidak saling percaya, baik guru dengan siswa atau antar siswa. Komunikasi yang Baik akan Membuat Sekolah Seperti Keluarga Bagaimana fakta dan dugaan dapat mempengaruhi relasi psikologis? Fakta adalah inf...

Ketika Guru akan Mengakhiri Orasi

Image
Akhir orasi atau penutup memiliki fungsi yang tidak dapat diremehkan. Dengan memanfaatkannya secara optimal maka anda dapat memberi pemahaman dan kesan yang baik untuk para audien. Pembuka dan inti orasi yang berjalan sempurna dapat menjadi rusak jika anda tidak menutupnya secara tepat.  Penutup yang baik akan memperkuat kesan orasi Mengakhiri orasi secara tiba-tiba memberi kerugian tersendiri. Misalnya audien menjadi kurang siap dengan pertanyaan-pertanyaan (misalkan orasi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab) yang sebenarnya dapat membuat acara menjadi lebih interaktif. Selain itu kepastian akan isi orasi juga tidak dapat diperoleh. Karena itu bagi para guru yang akan mengakhiri orasi lebih baik untuk memperhatikan beberapa teknik di bawah ini. Menggunakan kata-kata yang menandakan bahwa orasi akan berakhir Dengan adanya sinyal (berupa kata-kata tertentu) akan memberi petunjuk kepada audien bahwa orasi akan segera berakhir. Mereka menjadi lebih siap. Bagi yang belum mengerti atau ...