Posts

Showing posts with the label Asesmen

Perbedaan Asesmen, Tes dan Evaluasi

Image
Pada artikel sebelumnya mengenai asesmen formatif dan sumatif kita sempat menyebutkan istilah tes dan evaluasi selain asesmen itu sendiri. Ketiga istilah ini sering kali dicampur aduk dan disamakan. Padahal sebenarnya tidaklah demikian, ketiganya memiliki arti yang berbeda sehingga pelaksanaannya pun berbeda. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai perbedaan ketiganya. Asesmen adalah proses (berbagai prosedur) untuk memperoleh informasi mengenai kondisi atau hasil belajar belajar siswa. Hasil dari asesmen adalah nilai dan deskripsi mengenai hasil belajar siswa hingga suatu tahap tertentu. Untuk melakukan asesmen kita membutuhkan tes yaitu instrumen atau prosedur yang sistematis untuk mengukur perilaku/keterampilan/kognisi (sebagai sampel dari hasil belajar) dengan memberikan beberapa pertanyaan. Hasil dari tes adalah angka-angka mentah (skor) yang nantinya akan dikonversi menjadi nilai. Asesmen dapat dilakukan dengan menggunakan tes, namun ada kalanya juga menggunakan prosedur atau in...

Asesmen Sumatif dan Formatif

Image
Konsep mengenai asesmen sumatif dan formatif diperkenalkan kira-kira 40 tahun silam oleh Michael Scriven. Saat itu istilah yang ia gunakan adalah evaluasi formatif dan sumatif. Evaluasi formatif dilakukan pada saat program masih berjalan, sehingga konsekuensinya dapat meningkatkan kualitas program. Sedangkan evaluasi sumatif dilaksanakan di akhir program, yang digunakan untuk mengevaluasi kualitas program dan kelayakan apakah program dilanjutkan atau tidak. Konsep formatif dan sumatif tersebut ternyata benar-benar bermanfaat sehingga saat ini sudah sangat dikenal dan digunakan secara luas. Istilah evaluasi yang kecenderungannya dilakukan di akhir proses menjadi lebih digantikan oleh asesmen (Secara lebih jelas perbedaan evaluasi dan asesmen dapat anda baca di artikel lain yang kami posting). Kemampuan asesmen formatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang sedang berlangsung membuat asesmen ini mendapatkan banyak perhatian dari para ahli dan praktisi pendidikan. Popham (2009) me...

Fungsi Asesmen bagi Pembelajaran

Image
Setiap guru pasti mengadakan ulangan atau ujian. Setelah ulangan atau ujian tersebut maka siswa akan memperoleh nilai berdasarkan kemampuan mereka menyelesaikan soal-soal (umumnya). Berdasarkan nilai itulah akan terlihat mana siswa yang belajarnya bagus dan mana yang tidak. Nilai ulangan atau nilai raport dikenal juga dengan nilai prestasi belajar.  Mungkin masih banyak guru yang hanya menggunakan asesmen untuk menentukan prestasi belajar siswa saja ( grading ). Padahal jika kita mau mendalami lebih lanjut, asesmen sebagian besar digunakan untuk belajar itu sendiri. Yaitu melalui informasi yang diperoleh setelah asesmen guru dapat menentukan langkah-langkah selanjutnya atau fungsi-fungsi yang lain. Asesmen sendiri dapat difenisikan sebagai proses untuk memperoleh informasi yang akan digunakan untuk mengambil keputusan mengenai siswa, kurikulum, program, sekolah atau bahkan kebijakan pendidikan. Brookhart dan Nitko (2008) menjelaskan bahwa terdapat banyak fungsi asesmen. Berikut ini...