Posts

Showing posts with the label Strategi pembelajaran

Tiga Pendekatan dalam Mengajar

Image
Tugas utama guru adalah membuat siswa belajar dan mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Ilmu pendidikan dan keguruan telah demikian berkembang sehingga berbagai teori mengenai bagaimana cara mengajar yang baik telah bermunculan. Masing-masing metode mengajar yang diciptakan tersebut tentu memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Guru harus memiliki pemahaman dan penguasaan akan teori-teori pengajaran yang efektif. Kegagalan suatu metode seringkali bukan karena metode mengajar itu sendiri, melainkan karena kesalahan guru menyesuaikan metode yang dipilih dengan kondisi siswa dan materi pembelajaran. Atau dapat juga karena penguasaan guru terhadap metode tersebut masih belum benar-benar memadai. Setiap pendekatan dan metode mengajar memiliki keunggulan dan kelemahan Agar lebih sederhana dan mudah untuk dipahami, sebenarnya dari sekian banyak metode pembelajaran yang telah dikembangkan oleh ahli pendidikan dan pengajaran, Fenstermacher dan Soltis (2004) menggolongkannya menjadi...

Guru Harus Berusaha Tahu dan Memanfaatkan Nama Siswanya

Image
Proses komunikasi, termasuk juga komunikasi dalam pembelajaran, membutuhkan kedekatan psikologis. Hal sederhana dan pertama yang harus guru usahakan agar proses komunikasinya dengan para siswa lancar adalah mengetahui dan menggunakan nama para siswanya. Meskipun nampak sederhana, namun menurut penelitian yang dilakukan oleh Page (2008), penggunaan nama siswa oleh guru ketika mengajar dapat memberi dampak besar bagi keberhasilan pembelajaran. Guru Menyapa Siswa Dalam Pembelajaran Berbagai strategi dan pendekatan pembelajaran bisa dipilih oleh guru ketika hendak mengajar, bergantung pada tujuan pembelajaran yang hendak dicapai. Pertama kali yang harus diperhatikan oleh guru adalah memastikan bahwa situasi yang aman untuk belajar telah tercipta. Selain itu juga siswa merasa diperhatikan/dipedulikan sehingga mereka merasa benar-benar menjadi bagian dari kelas (proses pembelajaran). Umumnya siswa tidak akan mempedulikan pelajaran di sekolah sebelum mereka merasa dipedulikan atau diperhatika...

Pembelajaran Kooperatif dan Persaingan Global

Image
Zaman ini disebut sebagai zaman global, dimana sekat geografis antar negara sudah semakin tidak menjadi hambatan. Selain memiliki banyak keuntungan, globalisasi juga menuntut kita dan generasi mendatang untuk menyiapkan diri agar bisa bersaing dalam bidang ilmu pengetahuan, ekonomi ataupun teknologi. Jika anda hidup di kota besar maka nuansa persaingan itu sangat terasa. Mereka yang tidak memiliki kompetensi akhirnya akan kalah saing dan banyak mengalami kesulitan dalam hidupnya. Terkait dengan kehidupan yang semakin menuntut persaingan, yang menjadi pertanyaan bagi para guru adalah masih layakkah pendekatan pembelajaran kooperatif digunakan. Dalam pembelajaran kooperatif anak-anak diajarkan untuk saling bekerja sama dan saling bergantung satu dengan yang lain. Bukankah hal tersebut akan membuat mereka kelak tidak sanggup bersaing? Salah satu jawaban untuk pertanyaan krusial ini diberikan oleh Kagan dan Kagan (2009) yang merupakan ahli pembelajaran kooperatif. Keduanya menjawab bahwa d...

Strategi Pembelajaran Think, Pair, Share (TPS)

Image
Strategi TPS merupakan salah satu bagian dari model pembelajaran kooperatif. Strategi ini dikembangkan pertama kali oleh Frank Lyman dari Universitas Maryland pada tahun 1985. Salah satu tujuan utamanya adalah mengubah pola diskusi di dalam kelas, dimana prinsip utamanya adalah mewujudkan diskusi dan resitasi materi untuk keseluruhan anggota kelas. Selain itu juga diberikan kesempatan bagi siswa untuk saling membantu satu sama lain. Seringkali, ketika guru selesai memberikan materi kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab resitasi antara guru dan siswa, yang berpartisipasi hanya beberapa orang saja. Hal tersebut dapat mengakibatkan sebagian yang lain belum benar-benar memahami materi yang disajikan. Strategi TPS ini dapat membantu guru agar semua siswa dapat terlibat dalam diskusi resitasi antar sesama siswa. Resitasi dilakukan guru setelah penjelasan materi untuk mengecek pemahaman siswa Tiga tahapan strategi TPS adalah sebagai berikut: Thinking (berpikir). Guru memberikan suatu perta...

Belajar Mandiri (Self Directed Learning) di Era Teknologi Informasi

Image
Perkembangan teknologi informasi pada dua dekade terakhir benar-benar luar biasa, bahkan dikatakan telah merubah cara hidup manusia dengan drastis. Dunia seperti kampung kecil, dimana berbagai peristiwa di manapun dengan cepat menyebar. Batas-batas negara tidak lagi sanggup mencegah terjadinya pertukaran informasi hingga akhirnya perubahan paradigma dan budaya masyarakat. Dunia pendidikan juga banyak berubah seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Hal ini tidak hanya terjadi di kota-kota besar, karena tower-tower pemancar sinyal internet telah merambah pulau-pulau kecil sekalipun. Hidup siswa dan guru demikian penuh sesak oleh informasi. Menguntungkan, namun sekaligus juga merugikan. Kecepatan dan kemudahan akses informasi membuat kita memiliki peluang yang luas untuk memahami dan mempelajari apapun, namun sekaligus juga membingungkan karena demikian banyaknya informasi. Laptop dan smartphone  telah menjadi bagian dari budaya Salah satu keterampilan yang dapat diajarkan ol...

Lima Strategi Pembelajaran Kontekstual menurut Crawford

Image
Aliran konstruktivisme dalam teori pendidikan menyatakan bahwa agar siswa dapat benar-benar memahami materi pembelajaran, tidak hanya menghafal atau mengingatnya, maka pembelajaran harus bersifat kontekstual (sesuai dengan konteks kehidupan siswa). Crawford bahkan menyebutkan bahwa kontekstualitas pembelajaran adalah jantung dari proses belajar di sekolah. Sama seperti yang diungkapkan oleh John Dewey bahwa sekolah tidak boleh dilepaskan dari kehidupan masyarakat. Dalam artikel ini akan diuraikan mengenai bagaimana strategi yang dapat digunakan guru untuk membuat pembelajaran menjadi kontekstual. Crawford (2001) menyebutkan ada lima strategi pembelajaran kontekstual. 1. Strategi Menghubungkan ( Relating ) Strategi menghubungkan merupakan startegi kontekstual yang paling kuat. Pada strategi ini guru menghubungkan konsep yang baru diberikan dengan sesuatu yang telah dipahami siswa (benar-benar familier pada siswa). Jika strategi ini berhasil maka siswa akan merasakan suatu efek pemahaman...