Posts

Hakekat Sains dan Pengajarannya

Image
Sains begitu berpengaruh terhadap kehidupan manusia saat ini. Besarnya manfaat sains bagi kehidupan manusia membuatnya menjadi salah satu hal yang wajib diajarkan di sekolah, termasuk di negara kita. Kenyataannya banyak guru yang masih kurang tepat mengajarkan sains sehingga siswa tidak memperoleh manfaat yang semestinya. Untuk mengajarkan sains dengan tepat, kita harus memahami dahulu apa hakekat dari sains. Banyak ahli yang mencoba mengartikan sains, dengan kalimat yang berbeda namun sebenarnya memiliki satu pemahaman. Salah satunya menurut Chiappetta dan Koballa (2010), sains adalah suatu studi mengenai alam dalam rangka memahaminya dan membangun pengetahuan terorganisir yang memiliki kekuatan prediktif serta dapat diaplikasikan di masyarakat. Berdasarkan pengertian tersebut, seorang saintis atau orang yang mendalami sains memiliki tiga kewajiban dasar yaitu memahami, menjelaskan dan mengaplikasikan sains. Mengajarkan sains juga meliputi ketiga aspek tersebut yaitu mengajari siswa u...

Fungsi Asesmen bagi Pembelajaran

Image
Setiap guru pasti mengadakan ulangan atau ujian. Setelah ulangan atau ujian tersebut maka siswa akan memperoleh nilai berdasarkan kemampuan mereka menyelesaikan soal-soal (umumnya). Berdasarkan nilai itulah akan terlihat mana siswa yang belajarnya bagus dan mana yang tidak. Nilai ulangan atau nilai raport dikenal juga dengan nilai prestasi belajar.  Mungkin masih banyak guru yang hanya menggunakan asesmen untuk menentukan prestasi belajar siswa saja ( grading ). Padahal jika kita mau mendalami lebih lanjut, asesmen sebagian besar digunakan untuk belajar itu sendiri. Yaitu melalui informasi yang diperoleh setelah asesmen guru dapat menentukan langkah-langkah selanjutnya atau fungsi-fungsi yang lain. Asesmen sendiri dapat difenisikan sebagai proses untuk memperoleh informasi yang akan digunakan untuk mengambil keputusan mengenai siswa, kurikulum, program, sekolah atau bahkan kebijakan pendidikan. Brookhart dan Nitko (2008) menjelaskan bahwa terdapat banyak fungsi asesmen. Berikut ini...

Tugas guru hanya mengisi petak-petak sudoku di sekolah. Pedomannya adalah Kurikulum Pendidikan

Seyogyanya dalam melaksanakan tugasnya, guru tidak membutuhkan kerja keras. Telah ada pedoman yang bisa digunakan oleh guru dalam menjalankan tugasnya. Pedoman dimaksud adalah kurikulum, hanya berdasarkan kurikulum inilah, apa dan bagaimana guru menjalankan tugasnya sudah di jelaskan dengan detail dan rinci. Intinya, seharusnya tidak ada masalah bagi guru terhadap tugas yang dibebankannya. Dunia pendidikan ibarat permainan sudoku, sebuah game yang menuntut keahlian, ketelitian, kesabaran, dan strategi untuk bisa menyelesaikan tantangan yang disajikan. Game sudoku terdiri dari beberapa kotak yang harus diisi dengan angka-angka dari angka 1 (satu) sampai dengan angka sembilan (9). Kemudian terdapat kotak besar yang merupakan kumpulan dari sembilan kotak kecil, kotak besar ini juga harus berisi angka satu (1) sampai dengan angka sembilan (9). Tantangannya adalah setiap kotak besar tidak boleh ada dua atau lebih angka yang sama, selain itu juga tidak boleh ada dua atau lebih angka yang sam...

Bahaya !!! Sekolah belum sinkronisasi Dapodik Tahun Pelajaran 2016/2017 per-tanggal 13 September 2016

Image
Yang Terhormat: 1. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi 2. Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota 3. Kepala Sekolah SD, SMP, SLB, SMA dan SMK 4. Operator Dapodik di seluruh Indonesia Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Di awal Tahun Pelajaran 2016/2017 Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 15/D/ED/2016 tentang Pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Tahun Pelajaran 2016/2017. Surat Edaran tersebut berisi instruksi kepada seluruh SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB untuk melakukan pemutakhiran data tahun pelajaran 2016/2017 paling lambat tanggal 30 Agustus 2016. Pemutakhiran data ini sangat penting dilakukan guna mendukung kelancaran transaksional sekolah untuk program-program di lingkungan Kemendikbud yang menggunakan basis data dari sistem Dapodik seperti BOS, PIP dan lain sebagainya. Mengingatkan kembali bahwa sesuai Juknis BOS Tahun 2016 untuk cut off/pengambilan data dari Dapodik untuk BOS triwulan 4 akan dilakukan pada tanggal 21 September ...

RILIS PEMBARUAN APLIKASI DAPODIK 2016b

Image
Yth. Bapak/Ibu Operator Dapodik di Seluruh Nusantara Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Menindaklanjuti laporan ditemukannya beberapa bugs/kesalahan teknis pada Aplikasi Dapodik versi 2016a dan dalam rangka terus meningkatkan kualitas data maka senantiasa dilakukan perbaikan dan penyempurnaan Aplikasi Dapodik. Kami sangat meng-apresiasi peran aktif dari pada Operator Dapodik yang telah melaporkan temuan-temuanya, dimana laporan ini sangat berharga dan dibutuhkan oleh tim pengembang dalam melakukan pembenahan terhadapat Aplikasi Dapodik. Maka saat ini kami telah merilis pembaruan Aplikasi Dapodik 2016 yaitu Versi 2016b. Adapun pembaruan dan perbaikan yang dilakukan pada Aplikasi Dapodik 2016b adalah sebagai berikut: [Pembaruan]  Penambahan rekap sarpras pada unduhan profil sekolah [Pembaruan]  Penambahan pemicu jika terjadi gagal cek pembaruan [Pembaruan]  Penambahan pemicu perubahan nama otomatis pada program pengajaran dilayani (khusus SMA) [Pembaruan]  Pena...

Bahaya !!! Sekolah belum sinkronisasi Dapodik Tahun Pelajaran 2016/2017

Image
Yang Terhormat: 1. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi 2. Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota 3. Kepala Sekolah SD, SMP, SLB, SMA dan SMK 4. Operator Dapodik di seluruh Indonesia Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Di awal Tahun Pelajaran 2016/2017 Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 15/D/ED/2016 tentang Pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Tahun Pelajaran 2016/2017. Surat Edaran tersebut berisi instruksi kepada seluruh SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB untuk melakukan pemutakhiran data tahun pelajaran 2016/2017 paling lambat tanggal 30 Agustus 2016. Pemutakhiran data ini sangat penting dilakukan guna mendukung kelancaran transaksional sekolah untuk program-program di lingkungan Kemendikbud yang menggunakan basis data dari sistem Dapodik seperti BOS, PIP dan lain sebagainya. Mengingatkan kembali bahwa sesuai Juknis BOS Tahun 2016 untuk cut off/pengambilan data dari Dapodik untuk BOS triwulan 4 akan dilakukan pada tanggal 21 September ...

Membimbing Siswa Belajar dengan Internet

Image
Teknologi informasi telah demikian berkembang. Tidak hanya orang dewasa, teknologi internet telah merambah kehidupan anak-anak, bahkan anak kecil. Tanpa diminta oleh guru atau orang tua, anak-anak dengan cepat beradaptasi dan belajar menggunakan internet. Oleh karena itu tidak tepat rasanya apabila guru-guru masih berpandangan internet negatif dan harus dihindari dalam pembelajaran. Justru dengan bimbingan guru para siswa bisa memperoleh pengalaman positif dengan internet. Bagaimana cara guru untuk menjaga agar siswa menggunakan internet dengan aman? Berikut ini adalah cara yang dapat dilakukan guru agar siswa dapat belajar dengan bantuan internet secara aman. Guru terlibat ketika menggunakan internet. Misalnya guru membentuk grup facebook belajar dengan para siswa di mata pelajaran tertentu. Komunikasi yang lebih nyantai perlu dibangun agar komunikasi melalui grup tersebut berjalan lancar.  Cari sumber-sumber belajar di internet yang menyenangkan, baik berupa artikel ataupun vide...

Kesiapan Sekolah Menurut UNICEF

Image
Kesuksesan siswa untuk belajar di sekolah salah satunya dipengaruhi oleh kesiapannya untuk belajar di sekolah. Pada dasarnya anak-anak selalu mengalami proses belajar, jauh sebelum mereka memasuki sekolah, bahkan sejak pertama dilahirkan. Namun belajar di sekolah memiliki karakter khusus yang berbeda dengan belajar di rumah. Oleh karena itu kesiapan sekolah ( school readiness ) sangat mempengaruhi keberhasilan mereka untuk "bersekolah." Pada tahun 70-an kesiapan sekolah oleh para ahli lebih dipahami sebagai kesiapan diri siswa (baik secara fisik terutama mental) untuk belajar di sekolah. Dalam hal ini yang menjadi fokus dari kesiapan tersebut benar-benar adalah diri siswa saja. Dalam perkembangannya definisi kesiapan sekolah mengalami perkembangan, tidak hanya menyangkut diri siswa. Ada dimensi-dimensi tambahan yang berkaitan dengan kesiapan sekolah. Menurut Unicef (2012) terdapat tiga dimensi kesiapan sekolah sebagai berikut: Kesiapan anak, yaitu kesiapan fisik dan mental si...

3 Syarat kenaikan kelas menurut kurikulum 2013

Rapat kenaikan kelas selalu diwarnai dengan perdebatan panjang, perdebatan itu berkisar pada syarat-syarat kenaikan kelas. Syarat kenaikan kelas menjadi penentu bagi siswa untuk dapat melanjutkan pendidikannya ke kelas selanjutnya, sehingga segala instrumen yang wajib dipenuhi harus dicapai oleh siswa. Pada kurikulum 2013 telah mengatur 3 syarat kenaikan kelas, ketiga syarat kenaikan kelas tersebut antara lain. 1. Minimal 3 mata pelajaran yang tidak tuntas Agar siswa naik kelas maka semua nilai mata pelajaran harus tuntas atau minimal sama atau melampaui nilai KKM yang ditetapkan oleh sekolah. Apabila terdapat 3 mata pelajaran yang nilainya kurang dari KKM maka siswa tersebut masih bisa dinyatakan “naik kelas”. Sedangkan akan dinyatakan “tinggal kelas” apabila nilai siswa atau hasil evaluasi belajar siswa yang tertuang dalam repor nilai melebihi 3 mata pelajaran yang nilainya dibawah KKM. Nilai rapor yang dihitung untuk dipertimbangkan naik kelas atau tidak naik kelas adalah nilai ...

Perkembangan Fisik dan Pengalaman Belajar Anak

Image
Lindon (2010) menyatakan bahwa anak-anak pada usia dua tahun berpikir dengan otot mereka, bukan dengan otak. Ungkapan ini tentu memunculkan tanda tanya bagi kita, tentunya ada karakter yang khusus pada diri anak-anak terkait dengan perkembangan mereka. Kata otot sebagai organ berpikir tentu memiliki makna bahwa organ tersebut berperan penting bagi anak pada usia dua tahun. Anak-anak belajar terutama melalui interaksi mereka secara fisik dengan lingkungan. Lihatlah bagaimana senangnya mereka memainkan obyek-obyek baru seperti mainan atau bahkan alat-alat rumah tangga yang digunakan oleh orang tuanya. Ketika seorang anak memegang sebuah sapu, jangan bayangkan bahwa ia akan menggunakan sapu tersebut sebagaimana mestinya (membersihkan lantai). Tidak, lihatlah bagaimana mereka akan memanipulasi sapu itu untuk berbagai aksi, misalnya sebagai pedang, pemukul lantai, atau bahkan sebagai kuda-kudaan. Semua benda di tangan anak-anak akan berubah fungsi. Sejak bayi, anak-anak telah tertarik denga...